0813-3985-1650

Kanwil Kemenag Provinsi Melaksanakan Pendampingan Audit Syariah kepada BAZNAS Kota Denpasar

Denpasar, Senin (22/06/2020) Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Bali melakukan kunjungan kekantor BAZNAS Kota Denpasar untuk melakukan pendampingan audit syariah kepada BAZNAS Kota Denpasar

Tujuan dari kegiatan audit syariah ini adalah agar lembaga pengelola zakat dalam melaksanakan kegiatan penghimpunan, pendistribusian dan pendayagunaan sesuai dengan UU No 23 Tahun 2011 Tentang Pengelola Zakat

Drs. H. Nasir yang didampingi oleh ibu Uswatun Hasanah Dan Ibu Dewi Masitoh dari Kanwil Kementrian Agama  Provinsi Bali

Drs. H. Nasir Mengatakan bahwa pendampingan audit syariah yang dilaksanakan merupakan wujud kepatahuna kepada regulasi yang menjadi amanah bagi kementrian agama Provinsi Bali untuk disampaikan kepada BAZNAS maupun kepada Lembaga Zakat (LAZ) di Provinsi Bali

“Alhamdulillah kami bisa silaturrahmi sekaligus melakukan pendampingan audit syariah kepada BAZNAS Kota Denpasar,semoga BAZNAS lebih baik dan masyarakat bisa  mengambil  manfaatnya lebih besar lagi”   Harap H. Nasir 

Hal yang sama disampaikan oleh ketua BAZNAS Kota Depasar Bapak Feri Hendri berharap                           
Semoga dengan terselenggaranya audit syariah ini, BAZNAS Kota Denpasar semakin amanah dan istiqomah bersinergi dalam kinerja lembaga agar sesuai dengan prinsip syariah

Proses audit syariah berjalan dengan lancar, termasuk peningkatan penghimpunan zakat infaq dan sedekah dan beberapa program lainnya yang sudah dilakukan oleh BAZNAS Kota Denpasar

Apapun Profesi Anda, Zakat Anda Tetap 2,5%

Assalamu Alaikum warahmatullahi Wabarkatuh

Apapun profesi Anda, zakat anda tetap 2,5%

 #SahabatBAZNAS

Zakat adalah salah satu rukun Islam yang banyak disebutkan di dalam Al-Qur’an bersamaan dengan perintah shalat. Salah satu jenis zakat adalah zakat profesi.

Zakat profesi merupakan zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi bila telah mencapai nishab, dan ditunaikan pada saat diperolehnya penghasilan.

Adapun nisab zakat profesi setara dengan 85 Gr emas,perhitungannya 85 Gr emas dibagi 1 Tahun atau 12 bulan lalu dikalikan dengan harga emas saat ini

Misal harga emas 500.000 maka 85:12×500.000=3.542.000 lalu Rp.3.542.000×2,5%=Rp 88.600/bulan, jika pendapatan sudah diatas  Rp 3.542.000 maka sudah masuk muzaki,kadar zakat Profesi adalah 2,5%      

Kewajiban Qurban

Setiap tanggal 10 Dzulhijjah, semua umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji merayakan hari raya Idul Adha. Pada hari itu, ummat Islam sangat disunnahkan untuk berqurban dimana mereka menyembelih hewan qurban untuk kemudian dibagi-bagikan kepada seluruh umat Islam di suatu daerah.

Qurban memiliki makna dekat atau mendekatkan, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT, sebagai bentuk ketaatan kepada Nya.  Qurban dilakukan pada hari Idul Adha dan hari tasyrik, yakni 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Qurban adalah ibadah yang diutamakan, sebagaimana hadits riwayat Aisyah, r.a, Rasulullah saw. Bersabda:

“Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.” (riwayat al-Tirmidzi: 1413 dan Ibn Majah: 3117).”

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Denpasar berkomitmen menjalankan program qurban agar terus-menerus menguatkan perekonomian masyarakat, terutama dalam menghadapi masa pandemi ini. melalui program qurban, hewan ternak akan dibeli langsung dari peternak binaan, kemudian disembelih oleh panitia qurban dan didistribusikan kepada ummat masyarakat. Jadi di samping mengandung aspek ketauhidan terhadap Allah SWT, qurban dapat mempunyai dampak diberbagai sektor kehidupan, terutama ekonomi.

Baznas Dapat Penghargaan Tata Kelola Internasional

Ketua BAZNAS Pusat Bambang Sudibyo

JAKARTA, Selasa (9/6/2020). Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas) meraih penghargaan Global Good Governance SDGs Champion Award 2020. Penghargaan ini merupakan penghargaan berskala internasional dari Cambridge International Financial Advisory (IFA) untuk lembaga yang memiliki tata kelola yang baik dan komitmen pada kesejahteraan sosial.

 Dalam 3G SDGs Champion Award 2020, BAZNAS memenangkan kategori Sustainable Development Goals (SDGs) untuk keberhasilan mewujudkan tujuan pembangunan global yang berkelanjutan. Ketua Baznas Bambang Sudibyo menjelaskan, prestasi ini dapat diraih melalui program-program yang dirancang Baznas.

 “Sebagai lembaga zakat, BAZNAS memberikan beragam program dan kegiatan terutama untuk membantu mereka yang terkena dampak krisis pandemi Covid-19. Kami mendistribusikan paket logistik keluarga, Alat Pelindung Diri untuk tim medis, program ketahanan pangan, dan juga program lainnya,” kata Bambang dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2020).

 Bambang menjelaskan, program dan kegiatan untuk membantu masyarakat yang terdampak krisis Covid-19 tentunya juga tetap sesuai dengan basis program-program SDGs baik itu yang dijalankan oleh BAZNAS Provinsi, Baznas Kabupaten atau Kota dan LAZ di seluruh Indonesia.

Secara terpisah, Direktur Utama Baznas M Arifin Purwakananta mengatakan penghargaan ini merupakan apresiasi kepada kinerja Amil dan Amilat BAZNAS di seluruh lini. juga merupakan penghargaan atas berbagai upaya BAZNAS dan LAZ di seluruh Indonesia dalam berkomitmen meningkatkan kualitas hidup orang orang kurang beruntung melalui pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya.

 “Saya berharap penghargaan ini juga dapat mendorong syiar zakat yang lebih luas ke tengah masyarakat dunia, akan peran pentingnya konsepsi zakat digali dan diterapkan sehingga menjadi jawaban atas berbagai persoalan kemiskinan dan tantangan keberlanjutan ummat manusia,” jelas Arifin.

 Berkaitan dengan program SDG’s, sebelumnya pada tahun 2019, BAZNAS juga menerima penghargaan Padmamitra Award 2019 dari Pemerintah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta bersama Forum CSR DKI. Penghargaan ini diberikan kepada organisasi profit maupun non profit yang telah berkontribusi terhadap kesejahteraan sosial dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

PENGEN SEKOLAH DI MADARASAH AGAR BISA PAKAI HIJAB DAN NGAJI

adek I Kadek Yuthaka Nugraha Sadewa saat menerima beasiswa dari BAZNAS Kota Denpasar

Bahagia bersama kedua orang tua, penuh kasih sayang dan cinta orang tua. baju,sepatu,tas sekolah, diantar jemput berangkat sekolah dan ngaji menjadi impian seorang anak

Namun nasib berkata lain, adek I Kadek Yuthaka Nugraha Sadewa, siswi yang duduk di bangku sekolah Dasar (SD) kelas lima (5)

Saat menginjak usia Tiga (3) Tahun bapaknya meninggal dunia, kini hidup bersama dengan lima saudaranya

Yuli sebagai orang tunya membanting tulang menyambung hidup 5 anaknya, Jual kue kadang dibantu adek ikadek yuthaka Nugraha sadewa selepas solat magrib jalan kaki masuk dari gang ke gang Keliling menjual nasi bungkus, rasa kasian melihat ibu nya berjuang sendiri membuat dirinya terpanggil membantu menjual nasi,meskipun kadang dilarang oleh ibu nya melihat usianya masi anak-anak

Berangkat sekolah dan berangkat ngaji kadang ditempuh jarak dengan jalan kaki -+ 1 Km ketika ibu nya tidak sempat mengantar dan menjemputnya,trik matahari dan hujan sudah menjadi hal biasa yang selalu menjadi penghambat nya

Adek I Kadek Yuthaka Nugraha Sadewa bermimpi setelah lulus SD bisa sekolah di Madrah Ibtidaiyah (MI) biar bisa menggunakan hijab dan bisa belajar ngaji dengan baik

Mari wujudkan mimpi Adek I Kadek Yuthaka Nugraha Sadewa untuk sekolah swasta di madrasah ibtidaiyah (MI)

Saat kita bergerak bersama, banyak senyum bahagia yang terbantu karna uluran tangan anda.

Open chat
1
Butuh Bantuan
Assalamualaikum..
Ada yang bisa kami bantu?