0813-3985-1650

Acara Santunan Anak Yatim&Dhuafa

Agar Hati Jadi Lembut
(Ayo….!Berbagi Diacara Santunan Anak Yatim&Dhuafa)

Dari Abu Hurairah, bahwasanya ada seseorang yang mengeluhkan kerasnya hati kepada Rasulullah saw, lalu beliau berkata kepadanya:

“Jika engkau ingin melembutkan hatimu, maka berilah makan kepada orang miskin dan usaplah kepala anak yatim.” (HR. Ahmad)

Itulah Sabda Nabi untuk orang yang ingin mempunyai hati yang lembut

Mari berbagi dengan anak Yatim dan Dhuafa Lainnya dengan transfer:

Senyum Adek Meyla Rossa Bahagia Kita

Penyerahan Donasi untuk biaya operasi usus buntu adek Meyla Rossa oleh bapak Feri Hendri sebagai ketua BAZNAS Kota Denpasar

(Adek Meyla Rossa Sudah bisa pulang pasca dioperasi)

Kurang lebih 6 Hari terbaring lemas, menahan rasa sakit usus buntuk yang dideritanya kini bisa tersenyum kembali,Rasa sakit yang dirasakan sudah berangsung hilang

Dengan segala daya dan upaya untuk membantu biaya operasi usus buntu yang diderita kini adek meyla rossa bisa tersenyum kembali

Alhamdulillah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Denpasar, sudah melunasi segala biaya operasi dan obat lainnya

Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah berbagi rizki untuk biaya operasi, semoga Allah memberikan keberkahan rizki, keberkahan hidup serta senantiasa diberikan kesehatan, Aaamiinn

Mari terus berbagi dengan orang-orang yang sangat membutuhkan uluran tengan kita, dengan Transfer

Selamat Jalan Sang Pejuang Sosial

Rombongan keluarga, kerabat, dan rekan seperjuangan, mengiringi pengantaran Beta Moeslimah, menuju tempat peristirahatan terakhirnya. Ya, Beta telah tiada, Sang Pejuang Sosial itu kini telah pergi, berada di pangkuan Sang Ilahi.

Beta Moeslimah merupakan gadis yang ceria, berani, mencintai alam, senang berpetualang, dan gemar berinteraksi dengan setiap orang. Namun yang paling terpenting, Beta adalah seorang yang selalu peduli kepada sesamanya, selalu berjuang akan keadilan sosial yang bisa dirasakan oleh semuanya.

Ia adalah relawan aktif bersama Sumatra Sustainable Support (SSS) Pundi Sumatera dan Lembaga Beasiswa BAZNAS dalam melakukan pendampingan untuk komunitas adat Orang Rimba, atau yang juga biasa disebut Suku Anak Dalam (SAD) di Jambi.

Riuh suara anak-anak terdengar, di balik ruangan kecil yang bukan sebuah gedung, lebih mirip seperti sebuah balai, atau pendopo. Sejumlah anak-anak SAD tengah belajar bersama Beta, mengerjakan PR, mempersiapkan pelajaran untuk hari besoknya, juga mengajar membaca dan berhitung kepada anak yang berumur 5 sampai 6 tahun di sana.

Ini merupakan keseharian Beta di komunitas adat Suku Anak Dalam. Di waktu sore menjelang malam, Beta juga sering mengajar anak-anak mengaji dari keluarga yang telah mualaf, bekal keahliannya dalam bertilawah menjadi nilai lebih dalam mengajari anak-anak dari komunitas adat ini. Saat ini, Beta juga tengah memperjuangkan dua anak SAD yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di salah satu kampus di Kota Jambi.

Namun, tak hanya sebatas hal pendidikan saja, Beta juga membantu setiap masyarakat komunitas adat yang membutuhkan bantuan, misalnya saja, ia juga ikut membantu masyarakat dalam mengembangkan budidaya ikan yang diperuntukan agar masyarakat adat tersebut bisa memiliki penghasilan tambahan dari ikan yang dibudidaya itu.

Dewi Yunita Widiarti, Direktur Program SSS Pundi Sumatera mengenang indah kisah kala ia dan Beta kerja bersama. Ia menuturkan, Beta ialah sosok yang tak kenal lelah dalam aksi sosial, terutama di komunitas adat Suku Anak Dalam tempat ia mengabdi ini.

Dalam sebuah rapat terakhir bersama Pundi Sumatera, Dewi mengenang, Beta terlihat masih seperti biasanya, tak ada yang berubah dari sosok dirinya. Menuangkan ide-ide, menjelaskan skema program, dan lain sebagainya. `Pokoknya dia waktu rapat terakhir itu semangat banget dia komitmen betul, tak ada raut wajah letih, atau mengeluh,`katanya dengan nada terbata-bata, menahan sesak di dada dan air mata yang akan jatuh dari kelopaknya.

Dewi telah banyak bertemu dan kenal banyak relawan, namun Beta memberikan kesan dan pelajaran berbeda bagi dirinya. Di kala anak muda seumurannya lebih banyak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, Beta lebih memilih untuk aktif giat sosial, membantu sesamanya. Sebuah pilihan yang tak banyak diambil oleh anak muda, namun Beta memilih itu, tanpa keluh kesah terucap dari bibirnya yang selalu menebar senyuman itu.

Selepas kepergian Beta, Dewi diberitahu oleh masyarakat adat SAD, bahwa mereka tengah melakukan kegiatan “Melangun”. Melangun adalah sebuah bentuk sistem sosial masyarakat Suku Anak Dalam ketika anggota keluarganya ada yang meninggal. Beta memang sudah sangat dekat dengan komunitas Suku Anak Dalam dan sudah dianggap seperti saudara sendiri.

Melangun memiliki banyak makna, namun Melangun yang dilakukan Suku Anak Dalam kali ini ialah merupakan bentuk rasa cinta kepada orang yang meninggal. SAD pergi meninggalkan daerah komunitasnya, melakukan perjalanan ke daerah lain untuk mengatasi rasa kesedihan akibat ditinggalkan oleh Beta.

Beta Moeslimah kini telah tiada, namun jasanya berbekas selalu ada, dan terukir seiring berjalannya kehidupan komunitas Suku Anak Dalam di Kabupaten Bungo, tepatnya di Desa Dwi Karya Bakti, Kecamatan Pelepat, Provinsi Jambi. Giat sosial yang selama ini ia lakukan akan terus menjadi amal jariyah, anak-anak yang biasa mengaji dengannya, akan menjadi saksi di hari akhir nanti, akan tulus dan semangatnya Beta merangkul saudara-saudaranya tanpa ada rasa lelah dan pamrih. Selamat jalan Beta Moeslimah.

Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Allahummaghfirlaha warhamha wa ‘afiha wa’fu anha wakrim nuzulaha, wa wassi’ madkhalaha, waghsilha bilmai was salji, wal baradi, wa naqqihi minal khathaya, kama yunaqqas saubul abyadu minad danas. Wa abdilha daran khairan min dariha wa ahlan khairan min ahliha, wa zaujan khairan min zaujiha, wa adkhilha jannata wa a’idzha min adzabil qabri, wa adzabin nari.

Donor Darah Dalam Rangka HUT RI Ke-75 TH

Dalam Rangka HUT RI Ke-75 Baznas Kota Denpasar Adakan Donor Darah

Di tengah kondisi pandemik yang semakin hari kian memprihatinkan.

Kebersamaan dan kekuatan untuk kebaikan harus ditingkatkan.

Guna meringankan beban Rumah Sakit akan ketersediaan darah

Maka Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Denpasar bekerjasama dengan PDDI, PMI, Pegadaian Syariah, Bank Muamalat, YBM PLN dan Musholla Syuhada Padang Indah mengadakan kegiatan sosial Donor Darah

Sebagai bentuk penghargaan kepada para pendonor team BAZANS Kota Denpasar memberikan hadiah bingkisan kepada para pendonor

Dengan tetap menjalankan dan memperhatikan kaidah social distancing.

Alhamdulillah berjalan dengan baik dan sukses

Feri Hendri Sebagai ketua umum BAZNAS Kota Denpasar mewakili Komisioner yang lain mengucapkan banyak terimakasi kepada semua pihak yang mendukung, mohon Do’a dan dukungan semoga setiap program BAZNAS Kota Denpasar, menjadi solusi terbaik bagi umat, harapnya

PENDISTRIBUSIAN DAGING KURBAN BAZNAS KOTA DENPASAR BERSAMA MUZAKI

Kurang lebih 4 bulan pandemi COVID-19 Mengancam penduduk dunia termasuk Indonesia, akibatnya banyak perusahaan yang tutup Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran terjadi dimana-mana,uang pun makin sulit didapat karena sulitnya pekerjaan, kebanyakan masyarakat hanya berfikir untuk bertahan hidup dengan makan seadanya, memenuhi kebutuhan pokok seadanya, laut pauk seadanya, tempe tahu menjadi penikmat saat makan

Alhamdulillah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Denpasar, sudah mendistribusikan ke sejumlah mustahik di berbagai titik Kota denpasar

Tepat di Hari Pertama Idul Adha, program Kurban Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Denpasar  pun hadir untuk mereka yang sangat membutuhkan. Kehadiran program Kurban BAZNAS Kota Denpasar dari para pekurban atau donatur, menjadi kebahagiaan tersendiri. Setidaknya, lezatnya daging serta nikmatnya makan bersama menjadi pelipur lara bagi mereka yang membutuhkan .

Alhamdulillah dari sekian lama saya tidak pernah makan daging sapi, karena gak punya uang untuk membeli dan harga daging sapi atau daging kambingpun sangat mahal sekali, sedangkan saya hanya bekerja jual roti yang dititipkan di warung, yang hasilnya hanya cukup beli beras untuk dimakan sehari bersama anak saya, apa lagi sekarang jualan roti yang saya titipkan di warung banyak yang dikembalikan karena tidak laku, Alhamdulillah sekarang dapat bagian daging kurban, semoga membawa berkah bagi BAZNAS dan para Donatur.ungkap Ibu Supartik seorang janda yang ditinggal suaminya, salah satu penerima manfaat daging kurban  

Terima kasih kepada para donatur telah mempercayakan kurban di tahun ini bersama BAZNAS Kota Denpasar. Cerita ini masih sebagian atau salah satu dari sekian banyak mustahik BAZNAS Kota Denpasar. Semoga ibadah kurban kita diterima oleh Allah SWT.

Open chat
1
Butuh Bantuan
Assalamualaikum..
Ada yang bisa kami bantu?