0813-3985-1650

Tragedi kemanusiaan yang terjadi di Wamena, Jayawijaya, Papua (23/09) menyebabkan 33 orang meninggal dunia, 77 orang luka-luka, 224 mobil terbakar, 485 gedung rusak dan terbakar, dan sekitar 10.000 warga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman.

BAZNAS Tanggap Bencana memberikan bantuan kemanusiaan berupa bantuan logistik, dapur umum, pemeriksaan kesehatan serta layanan psikososial kepada anak-anak yang menjadi penyitas dengan mengajak bermain, belajar dan memberikan makanan tambahan di Pos Pengungsi Lanud Silas Papare dan Batalion 751 Raiders.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Sabtu, 28/09/2019 18:19 WIB Komandan Distrik Militer 1702 Jaya wijaya Letkol Inf Candra Dianto menyebutkan warga yang mengungsi di markas Kodim umumnya hanya membawa baju di badan saat berusaha menghindari dampak kerusuhan di Wamena.

Hingga kini, sambungnya, Komando Distrik Militer 1702 Jayawi jaya hanya mengandalkan bantuan logistik yang masih tersedia di markas.

“Pengungsi tidak mau ke Okumarek. Warga maunya di Kodim, sementara dapur lapangan Pemda ada di Okumarek,” tuturnya.

Ia menambahkan, selain pakaian dan makanan, pengungsi juga membutuhkan susu untuk balita, popok bayi, dan pembalut untuk perempuan.

Baznas Kota Denpasar mengetuk hati para dermawan untuk membantu saudara kita yang menjadi korban kekerasan kota Wamena Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua

dengan cara mengisi bagian kolom di bawah

Share This
Open chat
1
Butuh Bantuan
Assalamualaikum..
Ada yang bisa kami bantu?