0813-3985-1650

PENDISTRIBUSIAN DAGING KURBAN BAZNAS KOTA DENPASAR BERSAMA MUZAKI

Kurang lebih 4 bulan pandemi COVID-19 Mengancam penduduk dunia termasuk Indonesia, akibatnya banyak perusahaan yang tutup Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran terjadi dimana-mana,uang pun makin sulit didapat karena sulitnya pekerjaan, kebanyakan masyarakat hanya berfikir untuk bertahan hidup dengan makan seadanya, memenuhi kebutuhan pokok seadanya, laut pauk seadanya, tempe tahu menjadi penikmat saat makan

Alhamdulillah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Denpasar, sudah mendistribusikan ke sejumlah mustahik di berbagai titik Kota denpasar

Tepat di Hari Pertama Idul Adha, program Kurban Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Denpasar  pun hadir untuk mereka yang sangat membutuhkan. Kehadiran program Kurban BAZNAS Kota Denpasar dari para pekurban atau donatur, menjadi kebahagiaan tersendiri. Setidaknya, lezatnya daging serta nikmatnya makan bersama menjadi pelipur lara bagi mereka yang membutuhkan .

Alhamdulillah dari sekian lama saya tidak pernah makan daging sapi, karena gak punya uang untuk membeli dan harga daging sapi atau daging kambingpun sangat mahal sekali, sedangkan saya hanya bekerja jual roti yang dititipkan di warung, yang hasilnya hanya cukup beli beras untuk dimakan sehari bersama anak saya, apa lagi sekarang jualan roti yang saya titipkan di warung banyak yang dikembalikan karena tidak laku, Alhamdulillah sekarang dapat bagian daging kurban, semoga membawa berkah bagi BAZNAS dan para Donatur.ungkap Ibu Supartik seorang janda yang ditinggal suaminya, salah satu penerima manfaat daging kurban  

Terima kasih kepada para donatur telah mempercayakan kurban di tahun ini bersama BAZNAS Kota Denpasar. Cerita ini masih sebagian atau salah satu dari sekian banyak mustahik BAZNAS Kota Denpasar. Semoga ibadah kurban kita diterima oleh Allah SWT.

KETENTUAN MEMILIH HEWAN KURBAN

Sebelum membeli hewan kurban, #sahabatBAZNAS bisa menyimak lebih dulu tips dalam memilih hewan kurban berikut ini. Ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan agar hewan layak dikurbankan. Meski peryaan Idul Adha tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pandemi covid-19 yang belum berakhir, diharapkan tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap menunaikan ibadah kurban. Selain sesuai dengan ketentuan, pemilihan hewan kurban juga harus disesuaikan dengan protokol-protokol kesehatan yang ada. Menanggapi situasi ini, BAZNAS melalui program Kurban Online BAZNAS 2020 memberikan kemudahan layanan dalam menyalurkan hewan kurban bagi para Mudhahhy (orang yang berkurban). Melalui program ini juga, hewan kurban yang disalurkan berasal dari para peternak binaan BAZNAS sehingga dapat sekaligus meningkatkan perekonomian para peternak.

Tingkatkan kesadaran Zakat, BAZNAS Kota Denpasar Lantik UPZ Kemenag Kota

Prosesi Pelantikan oleh Feri Hendri sebagai ketua umum BAZNAS Kota Denpasar melantik ketua UPZ KEMENAG Kota Ummu Isfaroh triharjanti, S.HI

Denpasar, Jum’at (07/17/2020) Merujuk pada peraturan BAZNAS No.02 Tahun 2016 tentang pembentukan dan tata kerja Unit Pengumpul Zakat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Denpasar


Selanjutnya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Denpasar, mengadakan pelantikan pengurus Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kementrian Agama (KEMENAG) sebagai realisasi pelaksanaan peraturan BAZNAS No. 02 Tahun 2016.

Pelantikan dilaksanakan di Gedung KEMENAG Kota Denpasar lantai 3. Disaksikan langsung oleh H.Aminullah selaku Kasi BIMAS Islam Kota Denpasar, Feri Hendri selaku ketua BAZNAS Kota Denpasar, H. Mardi Waluyo Waka 1 Bidang Penghimpunan, Abdul Hamid selaku Waka II Bidang Pendistribusian dan Pendaya Gunaan, Mohammad Ali, AR selaku Waka III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan.

UPZ yang dilantik dengan susunan pelaksana harian ketua, Ummu Isfaroh triharjanti, S.HI sekretaris Mohammad Anwar  Chudori, bendahara, Hj. Asruroh Nuraini, wakil bendahara Hj.Afifatun Nisak, S.Ag dan di bantu Unit pengumpul instansi di wilayah kementrian agaman (KEMENAG) Kota Denpasar.

Ummu Isfaroh triharjanti selaku ketua UPZ Kemenag Kota Denpasar, mengatakan: semoga bisa lebih bermanfaat kepada umat dalam mengemban amanah sebagai pengurus UPZ di KEMENAG Kota Denpasar, dan akan mengoptimalkan penghimpunan zakat di wilayah kementrian agama (KEMENAG) Kota Denpasar

“Insya Allah kami siap bersinergi dengan BAZNAS Kota Denpasar terkait dengan beberapa program zakat dan pendistribusiannya,” Sambungnya

4 KEUTAMAAN MENCARI NAFKAH HALAL

Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seorang hamba memakan makanan yang lebih baik dari hasil usaha tangannya sendiri, dan sungguh Nabi Dawud ‘alaihissalam makan dari hasil usaha tangannya sendiri” (Hadits Shohih Riwayat al-Bukhari no. 1966).

Ada beragam cara dalam mencari nafkah. Namun, tidak semuanya halal dan diridhoi Allah SWT. Tahukah kamu, selain mendapat ridho Allah SWT, mencari nafkah yang halal juga dapat membersihkan jiwa serta menghapus dosa kita? Simak 4 keutamaan mencari nafkah halal berikut ini.

1. Mencari nafkah yang halal dengan usaha sendiri adalah sifat para nabi dan orang sholih.

Rasulullah SAW bersabda: “Nabi Zakariya ‘alaihissalam adalah seorang tukang kayu”

(Hadits Shahih Riwayat Muslim no. 2379).

2. Usaha yang halal dalam mencari rezeki tidak bertentangan dengan sifat zuhud, selama usaha tersebut tidak melalaikan manusia dari mengingat Allah Ta’ala.

Al Qur’an menegaskan: “Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak pula oleh jual beli dari mengingat Allah, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat. Mereka takut pada hari pembalasan yang pada saat itu hati dan penglihatan menjadi goncang” (QS an-Nuur:37)

3. Bekerja dengan usaha yang halal, meskipun dipandang rendah oleh manusia, lebih baik dan mulia daripada meminta-minta dan menjadi beban bagi orang lain.

Rasulullah SAW bersabda: “Sungguh jika salah seorang dari kalian mengambil tali, lalu pergi ke gunung (untuk mencari kayu bakar), kemudian dia pulang dengan memikul seikat kayu bakar di punggungnya lalu dijual, sehingga dengan itu Allah menjaga kehormatannya, maka ini lebih baik dari pada dia meminta-minta kepada manusia, diberi atau ditolak” (Hadits Shahih Riwayat Bukhari no.1402 dan no.1410).

4. Mulia dengan tidak meminta.

Allah menyebut mereka dalam firmanNya

“Orang yang tidak tahu keadaan mereka menyangka, mereka orang kaya karena mereka memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak” (QS al-Baqarah: 273)

Kurban Online BAZNAS Utamakan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

Menyongsong hari raya Idul Adha, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dalam pelaksanaan Kurban Online BAZNAS. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan penularan virus dan juga menjamin aspek kehalalan dan kebersihannya. 

Penerapan protokol Kesehatan Covid-19 ini diantaranya terkait Sumber Daya Manusia (SDM), proses pemilihan hewan kurban, penyembelihan dan pengelolaan hingga pendistribusian daging kurban. 

Ketua BAZNAS, Prof. Dr. H. Bambang Sudibyo. MBA., CA, menjelaskan berkaitan dengan SDM, BAZNAS melakukan pembatasan jumlah panitia dan pekerja. Semua panitia diwajibkan memperhatikan aturan yang berkaitan dengan physical distancing untuk selalu menjaga jarak, memakai Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker, sarung tangan, kacamata safety, apron dan sepatu boots. 

“Selain SDM, dalam pemilihan hewan kurban, BAZNAS juga memberlakukan standar harus memenuhi persyaratan syariat Islam seperti jantan, gemuk, cukup umur, sehat dan tidak cacat. Selain itu  secara administrasi yakni surat Keterangan Kesehatan Hewan juga harus tersedia, dengan didukung pemeriksaan hewan kurban oleh dokter hewan atau petugas berwenang,” ujar Bambang, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/7).

Bambang melanjutkan berhubungan dengan penyembelihan hewan kurban, BAZNAS berupaya tidak melibatkan dan mengundang perhatian banyak orang. Oleh sebab itu, penyembelihan dilakukan di tempat penyembelihan hewan kurban yang tertutup, baik dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) atau di Tempat Pemotongan Hewan (TPH) yang terpisah dari pemukiman warga.

“Setelah disembelih dan dikemas, daging kurban langsung didistribusikan dengan metode push approach yakni secara door to door mendatangi rumah warga yang telah terdata dalam data penerima daging kurban. Sehingga tidak ada lagi pembagian kupon kepada masyarakat atau mengumpulkan massa pada saat pembagian daging kurban seperti yang dilakukan pada perayaan kurban tahun tahun sebelumnya,” jelasnya. 

Semua rangkaian kegiatan protokol kesehatan dalam program Kurban Online BAZNAS adalah upaya untuk melindungi panitia atau pekerja yang terlibat, sekaligus masyarakat dalam menjalani ibadah kurban yang berlangsung di tengah pandemi ini,” sambung Bambang.

Sementara itu, ketua Panitia Kurban Online BAZNAS, Shady Arpenta menambahkan BAZNAS berkomitmen memberikan kemudahan dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban bagi pelaksana kurban mitra atau lembaga di daerah, terutama dalam situasi wabah Covid-19.

“Kurban Online BAZNAS menjamin kualitas penyembelihan hewan kurban baik secara syariah, kesehatan dan kesejahteraan hewan. Tak hanya itu Kurban Online BAZNAS memberikan transparansi dan kenyamanan bagi pekurban bahwa daging yang berasal dari pemotongan hewan kurban dijamin keamanan, kesehatan, keutuhan, dan kehalalannya,”kata Shady.

Kurban Online BAZNAS disalurkan di 58 titik dengan target 3.500 ekor hewan kurban yang diberikan kepada 70.000 KK penerima manfaat. Kurban Online BAZNAS dapat dilakuan secara mudah dengan mengunjungi situs baznas.go.id/kurbanonline.

Zakat Online Baznas Makin Diminati

Layanan zakat online BAZNAS yang dihadirkan melalui berbagai kanal pembayaran, makin diminati masyarakat. Pilihan menunaikan zakat secara online meningkat signifikan, terlebih pada masa pandemi covid-19 ini.

CEO Kitabisa, Al Fatih Timur mengatakan, kanal pembayaran zakat BAZNAS di situs kitabisa menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk berbagi pada masa pandemi Covid-19 ini.

“BAZNAS konsisten menjadi lembaga zakat dengan perolehan (zakat) terbesar di kitabisa,” katanya di Jakarta, Jumat (26/6).

Alfatih mengatakan, antara Maret dan April, Kitabisa mencatat 3 Juta sumbangan individu, meningkat 200% dibandingkan bulan sebelumnya. Perolehan ini menunjukkan semangat solidaritas yang dimiliki oleh orang Indonesia dalam menghadapi kesulitan. 

Direktur Utama BAZNAS, Arifin Purwakananta mengatakan, sejak awal pandemi Covid-19 merebak di Indonesia, BAZNAS segera membuat strategi untuk beradaptasi dengan perubahan perilaku masyarakat yang kini menjadikan platform online sebagai tempat berkomunikasi dan bertransaksi utama. BAZNAS membuat berbagai inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) dengan tetap taat pada aturan pembatasan aktivitas. 

“BAZNAS menggiatkan layanan zakat online dan meminimalkan pengumpulan zakat melalui kontak fisik, tatap muka secara langsung serta tidak membuka gerai di tempat keramaian. Sehingga para muzaki tetap bisa menunaikan zakatnya dan membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa membahayakan keselamatannya,” katanya. 

Ia mengatakan, saat ini BAZNAS hadir di 65 kanal pembayaran online yang dapat digunakan untuk menunaikan zakat dengan mudah.

Berdasar data penghimpunan BAZNAS, pembayaran zakat secara online pada Januari hingga Mei tahun lalu sebesar 11 persen dari total penghimpunan BAZNAS. Sedangkan pada periode yang sama tahun ini, porsi zakat online meningkat menjadi 24 persen.

Porsi zakat online mengalami pertumbuhan sebesar 124 persen pada lima bulan pertama tahun 2020 ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. BAZNAS memproyeksikan, hingga penghujung tahun 2020 ini, porsi zakat online akan terus membesar hingga 30 persen.

Open chat
1
Butuh Bantuan
Assalamualaikum..
Ada yang bisa kami bantu?